Minggu, 29 Maret 2015

One Direction On The Road Again Tour Indonesia

Setelah 5 tahun penantian akhirnya boyband paling ngehits saat ini yaitu One Direction (1D) menggelar tur ke Jakarta pada 25 Maret 2015 . Beberapa Directioners (sebutan diehard fan 1D) menyebutnya sebagai Midnight memories. 

And here we are ... 



02 Jun 2014
Ismaya Live selaku promotor yang memboyong One Direction ke Jakarta, mengumumkan dimulainya penjualan online tiket konser dan saya baru beli dua hari kemudian dan saat itu kelas tertinggi seperti VVIP, Hot Seat dan Festival A & B (standing in front of stage) sudah ludes terjual. Bayangkan coba! ternyata memang banyak diehard fans1D di Indonesia !. Sayapun ambil tiket di Festival D, standing di belakang Festival A&B.


19 Mar 2014
Beberapa hari menjelang OTRA Indonesia, Zayn terbang kembali ke UK dikarenakan stress Siapa yg tau ternyata dia tidak akan kembali karena Directioners dan media masa hanya tahu jika Zayn pergi 'sementara' dari tur. Dikabarkan alasan stresnya dikarenakan ia ketahuan berselingkuh dengan seorang wanita tidak dikenal di Thailand dan membuat hubungannya dengan tunangannya yaitu Perrie Edward menjadi renggang.


21 Mar 2015
Penukaran e-voucher dengan tiket asli dan wristband. Rencana saya akan datang pada hari Sabtu itu tapi harus dibatalkan karena harus lembur kerja sehingga harus mundur ke hari esoknya. Dan saya pantau di Twitter ternyata antriannya menggila ...! Alhamdulillah saya gak jadi berangkat ke sana.


22 Mar 2015
Saya dan saudara saya berangkat ke GBK Senayan. Dan rupanya karena ada pembangunan MRT 
dan halte GBK sudah tidak ada lagi, jalur bus yang biasa - dialihkan lewat Pasfic Place sehingga saya dan saudara saya memutuskan untuk terus saja ke Terminal Blok M dan memutuskan naik angkot dari sana.

Sebenarnya kami tidak tahu dan tidak pernah harus naik angkot mana untuk bisa sampai ke Senayan , so kami menggunakan jurus 'Malu bertanya sesat dijalan'. untungnya ada seorang kenek membantu menjelaskan. Kami diarahakan untuk menumpangi kopaja yang rutenya lewat belakang Senayan dan rupanya kami turun ditempat yang salah (terlalu cepat turun).
Walhasil kami muter-muter mencari Hall A selama sejam lamanya. Padahal udah sering ke GBK tapi masih aja nyasar, dasar disorientasi.Setelah sejam lamanya akhirnya kami memutuskan naek ojek dari dalam GBK (dari tadi aja kek ya hehe..)
Saat sampai di Hall A si tukang ojek bilang hari ini tidak seramai kemarin dan betul saja saat saya sampai Hall A, antrian tidak seramai kemarin yg katanya sampai luar Hall. Petugas menyuarakan agar kami yang antri untuk menyiapkan minuman & makanan untuk berjaga-jaga jika antriannya makin panjang. Tapi nyatanya saya hanya butuh waktu 30 menit mengantri tuh :) Alhamdulillah.


25 Mar 2015 is the Day...

Perjuangan pertama
Kami berangkat dari rumah dengan cuaca mendung. Tapi kami sudah siap membawa payung & jas hujan (promotor menyarankan membawa jas hujan dan melarang memakai payung sewaktu konser berlangsung) .Saat kami menunggu bis, kami mendapati seorang ABG memakai gelang 1D bersama adiknya dan benar adanya mereka juga sedang menunggu bis yang sama dengan kami untuk menuju GBK. Tapi bis yang ditunggu tak kunjung datang sedangkan sudah mulai rintik-rintik hujan. Masih mencoba bersabar sembari meneduh sebentar, kami melihat ABG itu menyerah dan naik bis patas jurusan Senen. Mungkin mereka bermaksud naik bis patas arah Senayan dari Senen.

Rintik rintik...sedikit demi sedikit menjadi deras. Kamipun menyerah menunggu bis yang tak kunjung datang. Akhirnya kami memutuskan naik angkot ke Terminal Bekasi dan mencari patas dari sana. Begitu kami sampai di Terminal Bekasi ,hujan makin deras dan anginnya berhembus kencang sekali membuat basah baju kami  walaupun saat itu sudah membuka payung. Itulah perjuangan pertama kami hari itu.
Sesampainya di Jakarta, masih dengan keadaan langit mendung dan hujan tapi tak sederas di Bekasi,  kami belajar dari pengalaman beberapa hari yang lalu dan turun di halte Polda lalu berjalan kaki sedikit untuk mencapai pintu 5 GBK dekat hotel Sultan. Di depan kami ada beberapa anak sekolah dengan masih memakai seragam pramuka berjalan bergerombol yang tampaknya juga menuju GBK untuk menonton konser. "Ke konser besar kayak gini kayak mau ke mal aja" ucap saya sembari nyegir.


Perjuangan kedua
Hujan hari ini rupanya menjadi berkah tersendiri buat pedagang jas hujan dadakan, karena walaupun promotor sudah menyarankan agar membawa jas hujan , masih banyak pula yang tidak membawanya. Saya memakai jas hujan saya sendiri dan sempat mendengar seorang pedagang menawarkan jas hujannya seharga 40 ribu , wuah mahal untuk sebuah jas hujan kantong kresek sekali pakai itu mah.
Tidak lama kemudian kami melewati Gate C untuk kelas Tribun dan VIP , suasana diluar gate tidak begitu ramai tapi  begitu kami tiba di Gate B tempat dimana kami harus lalui, antrinya emakkk... macem di pasar malem ramenya. Dari tukang jualan, orang yg mau parkir, sampe Directioners memenuhi jalan depan Gate B.


Sebelum masuk ke dalam Gate B, petugas menyuruh kami memakai wristband yang sudah diberikan sebelumnya. 
Di dalam gate B terdapat sebuah tenda khusus bertuliskan gift box dan kami berjalan sebentar ke arahnya untuk memberikan beberapa hadiah kecil untuk the Boys (sebutan singkat para personil One Direction). Saya sendiri memberikan permen jahe, permen asam, permen kopi untuk Zayn dan sisanya long marshmellow 1 minutes challenge untuk Liam. Saya agak berharap Liam membacanya dan menerima tantangan dari saya tersebut. Untuk kemudian diposting ke twitter karena Liam adalah personil yang paling rajin nge-twit. Oh ya sepenglihatan saya memang waktu itu Zayn gift Box yang paling banyak terisi. 

Kemudian kami antri dibawah tenda panjang dimana saat itu masih hujan tapi pengap karena banyaknya manusia berhimpitan satu sama lain. Saya juga mendapati cukup banyak orang tua yang juga antri karena memang persyaratan menonton untuk anak dibawah 17 tahun harus didampingi orang dewasa. 

antrian dibelakang saya

Selama sejam lamanya kami harus mengantri dibawah tenda ini. Saya kurang tahu apa yang membuatnya begitu lama , mungkin pemeriksaan tas kah ? i've no idea.
Lalu tiba-tiba saja kami berjalan dua langkah, tiga langkah, lima langkah sampai kami bisa berjalan cepat. Rupanya gate ring road GBK sudah dibuka, tapi bukannya kami diarahkan ke dalam GBK- kami malah diarahkan ke pintu luar GBK untuk mengantri lagi. Capeee deh...


Perjuangan ketiga
Berbeda dengan yang sebelumnya, kali ini kami antri berdasarkan kelas tiket. Jadi ada beberapa tenda yang dibagi-dibagi dan tenda saya berada paling ujung saudara sekaliaaann.. Antrian yg ini agak lebih santai karena tidak harus berebutan space antrian dan tidak berhimpitan. Saya masih bisa jongkok cantik kok.
Selama saya menunggu, beberapa Directioner bernyanyi bersama. Saya pikir mungkin mereka berasal dari Fanbase yang sama makanya kompak. Dan beberapa dari mereka menjerit histeris , seorang Directioner yang antri di barisan paling depan mengaku melihat the Boys di balkon lantai 2 GBK dan merekapun melambai-lambaikan tangannya. Saya sendiri tidak bisa lihat apa-apa karena saya ada dibelakang. 

Lama kelamaan suasana menjadi lebih hening karena pintu GBK tidak kunjung dibuka. Cuaca masih hujan membuat perut gampang lapar sedangkan hanya pedagang minuman saja yang eksis mondar mandir sejak tadi. Sehingga banyak di perjuangan ketiga ini banyak yang tumbang terutama ABG cewek karena selain habis kehujanan , banyak juga yang kelaparan dan lelah menunggu. Memang fisik harus disiapkan juga sebelum nonton konser ya berjaga-jaga agar kuat menunggu sebelum konser dimulai.


Perjuangan keempat

Ada pintu loket dengan scanner (saya jadi keingetan gate masuk di tempat kerja saya) dan wristband kami yang ada barcodenya discan ke pintu itu baru kami benar-benar masuk ke dalam arena GBK. Para ABG berlarian ke dalam sedangkan kami berjalan santai saja, toh konsernya masih lama dimulai , waktu itu jam menunjukkan pukul 17.00. Rupanya tidak ada pengecekan tas, saya pikir mungkin karena akan makan waktu lama lagi dan penonton akan tambah capek disuruh menunggu lagi. 

Lapangan juga belum terisi penuh , begitu juga yang di tribun. Kemungkinan karena hujan merata yang membuat jalan banjir dan macet dimana-mana. Dan sepandangan kami memandang ke arah lapangan, sadar atau tidak sadar, para penonton kompak berseragam merah, kuning, hijau dan biru. Wuah keren nich.

Directioners berseragam jas hujan

the only one White here hehe

Saya dan saudara saya mencari spot yang kiranya bagus untuk melihat the Boys perform nanti. Kami sudah mendapat tempat yang pewe untuk nonton nanti di bawah air hujan yang membasahi tubuh kami. Beruntung yang berada di Tribun , VVIP dan Hot seat tidak kehujanan karena terlindungi atap GBK. Meranalah mereka yang berada di kelas Festival harus menunggu di lapangan hujan-hujanan menunggu si artis nongol. Eh tapi kami ga rela loh harus masuk angin karenanya, makanya kami meneduh ke pinggiran dekat toilet menunggu hujan berhenti sampai tiba waktu konser dimulai.

meneduh ke pinggir tribun

Ada kejadian unik sewaktu kami menunggu hujan reda. Saya berdiri di sebelah pria tua yg kami pikir mungkin menemani putrinya nonton, Bapak itu mengenakan jas hujan berwarna biru dan ia menudungkan kepalanya dengan mukanya menatap lurus tajam ke depan tapi saya masih bisa melihat mulutnya komat-kamit dan terdengar pula ayat Qur'an. Subhanallah, entah apa yang didoakannya, tapi saya dan saudara saya berasumsi si Bapak itu sedang berdoa agar hujannya berhenti. Apa dia seorang pawang hujan ? karena memang hujannya berhenti sebelum konser dimulai !

Pukul 19.00 Sebelum konser, dua layar menayangkan gambar bendera merah putih dan menampilkan lirik Indonesia Raya. Dan juga diiringi musik, kami bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan kita ini. Tapi bisa saya bilang tak banyak yang ikut bernyanyi, berbeda dengan saat waktu konser dimulai nanti.

Opening act nya adalah DJ CDLC. Saya tidak mengenal mereka tapi sebenarnya mereka DJ top yg pernah tampil di event DFW. Saya pikir tadinya mungkin akan agak membosankan karena isu yg terdengar openingnya adalah performance band 5SOS ternyata malah disuguhi musik ajeb-ajeb. Tapi siapa sangka sang DJ berhasil memancing suara para Directioners untuk bernyanyi ketika si DJ menghentikan musiknya tiba-tiba dipertengahan lagu.

saya berdiri di bangku petugas ini loh

Pukul 20.30 The Boys juga belum  muncul. Selama 20 menit setelahnya kami cuma dihibur video klip Little Mix, Olly Murs, 5SOS di layar besar sebelah stage. Dan setelah video klip tersebut habis, iklan-iklan lewat. Yang paling heboh ketika iklan Perfume yang dibintangi oleh the Boys. Saya sampai kaget dibuatnya karena para Directioners tiba-tiba menjerit.

Setelah iklan itu , muncul petunjuk-petunjuk sebelum konser dimulai seperti dilarang saling mendorong, minumlah yg banyak selama konser, jika di sekitarmu ada orang yang membutuhkan - bantulah mereka (mungkin maksudnya kalo ada yg kiranya akan pingsan, dibantu tuntun gitu), dilarang melempar barang . Yang menarik petunjuk tersebut diisi suara para personil One Direction dan gambar-gambar yg lucu agar menarik perhatian para Directioners.
Nah habis itu muncullah layar kompilasi lagu One Direction dengan wajah-wajah personilnya di layar yang mulai bikin riuh suasana. Jeng..Jeng...
Musik kompilasi diakhiri potongan reff No Control dan langsung bersambung ke lagu Cloud. Kali ini bukan suara dari layar melainkan suara asli dan the Boys muncul satu persatu.
Teriakan para Directioners pun menjadi-jadi.

The Boys muncul dengan berseragam tshirt hitam dan jins hitam semua. Liam menambahkan kemeja kotak-kotak favoritnya dan topi dikepalanya , Harry mengikat tinggi rambutnya , Louis dengan kaos oblong kebesaran ciri khas dirinya dan Niall langsung tampil membawa gitarnya. Mereka bernyanyi medley ke lagu berikutnya tanpa jeda.

Duo L on the stage

Sing it Niall !


Directioner & non-Directioner membaur memeriahkan suasana

Lalu lagu yang saya tunggupun tiba. "Dont forget where you belong". Ismaya Live membuat project THANK YOU di tribun 2 ditujukan agar the Boys melihatnya pada saat lagu ini dibawakan. Semua penonton di Tribun 2 mengangkat kertas berwarna merah dan putih yang akan membentuk tulisan THANK YOU besar sekali seperti sebuah puzzle. Sayapun tidak melewatkan momen ini. Saya langsung  mengarahkan kamera saya ke tribun dan penonton pun mengangkat kertas tersebut. Sayang tulisan tersebut tidak terlihat begitu jelas karena ketinggian penonton masing-masing berbeda dan warna merahnyapun lebih seperti pink ketimbang merah. Sedangkan penonton di festival mengangkat kertas dengan print bendera Irlandia, mengangkat foto Zayn dan kertas bertuliskan Get Well Soon Zayn. 

view from my place

Di pertengahan konser, Harry tiba-tiba menyuruh para Directioners hening sejenak  "sssshhh...."ucapnya. Ia mulai berbicara dan bertanya adakah yang merayakan ulang tahun hari ini? sontak semua pun mengangkat tangan. Tapi dia melihat seorang Directioner di dekat stage membawa poster , Today is my Birthday. Dan Harry menanyakan namanya. Directioner yang beruntung itu bernama Azca. Dan bernyanyilah Harry cs bersama-sama penonton se-isi GBK. Lalu melemparkan flying kiss ke Azca. Pasti banyak yg jealous tuh hari itu ya :D

Harry gets attention


Pada saat the Boys menyanyikan lagu Diana, Harry terkena lemparan tutup botol dari salah seorang penonton dekat stage. Ia langsung mengucek matanya yang berair. Dan lucunya media heboh menyebutkan jika Harry menangis karena Zayn meninggalkan One Direction (waktu itu kami belum tahu tentang kabar kepergian Zayn dari 1D). Saya sempat melihat versi uncut scene short video di Twitter memang Harry terkena lemparan mengenai matanya dan beberapa orang memotong adegan lemparan tersebut sehingga tampak tidak terjadi 'kecelakaan' tersebut.

Seperti konser One Direction pada umumnya, akan ada saat dimana the Boys kembali ke belakang panggung (encore). Project awalnya yang saya tahu, fanbase akan menyanyikan bersama reff Change you ticket : 

You should probably stay, here with me a couple more days. Come on let me change your ticket home. Don’t go, it’s not the same when you go. And it’s not good to be all alone

Tapi rupanya masih banyak Directioner yang tidak mengetahui project ini. Sebagai penggantinya mereka meneriakan 'We want more..we want more" berkali-kali sampai the Boys muncul kembali membawakan 3 lagu dengan lagu penutupnya "Best Song Ever". dan diakhiri kembang api . Awesome ending show pokoknya.

Perjuangan keempat
Acara usai pukul 22.30 dan butuh waktu setengah jam buat kami untuk sampai keluar GBK. Kami harus berebut mencari taxi karena keluar bersamaan dengan penonton yang lain. Ruas jalan sekeliling GBK pun macet karenanya. Kami memutuskan untuk menyebrang ke arah Polda dan naik taxi dari sana. 

Baru masuk ke dalam taxi saya langsung mengecek twitter dan konser hari ini sempat menjadi TT Indonesia juga namun ada yang lebih mengejutkan ketika saya cek TL official One Direction menyebutkan Zayn Malik resmi keluar dan itu baru saja 11 menit yang lalu. Berita ini langsung menghilangkan euforia konser hari ini, baru saja Directioner dibuat senang langsung diberikan bad news ini beberapa saat setelah konser. Tapi kami yakin the Boys sudah mengetahui sebelumnya, karena saya sendiri merasakan konser mereka hari itu tidak maksimal. Sepanjang konser Harry mengunyah permen karet, Niall tidak melakukan aksi Horan Jump nya seperti biasa dan menurut informasi seorang teman -salah seorang Directioner mendapati raut muka Niall yang murung sehingga ia meneriakkan 'Niall are you okay?" dan disahuti kedua jempol Niall pertanda dia baik-baik saja. Louis dan Harry juga tertangkap kamera bernyanyi dengan mata berlinang di lagu terakhir. Saya juga baru tahu jika Harry menguncir rambutnya dua kali layakyaa Zayn.


Kesimpulannya 

About the Boys 
Liam adalah personil yang paling ramah karena dia terus berinteraksi dengan penonton. Ia mengatakan penonton di Jakarta is the loudest alias paling keras teriakannya (saya pikir mungkin paling 'berisik' hahaha) . Dia juga paling banyak ambil bagian Zayn dan paling sering mengisengi rekannya. Salah satunya ketika di lagu Little Things, saat Niall sedang bernyanyi - Liam malah mencubit kedua pipi Niall membentuk 'duck face', Niallpun langsung nyegir dan berniat menendang Liam. 

Harry hampir sepanjang konser menguyah permen karet , paling sering jadi sasaran lemparan penonton dan paling sering godain penonton. 

Niall hampir sepanjang konser membawa gitarnya dan gak banyak bicara tapi ia sempat berbicara tur di Jakarta merupakan salah satu yang terbaik. Really , or u just want entertain us ?

Louis sering mengajak penonton bernyanyi bersama n i love his dance - so groovy.

About the concert 
Overall konser berjalan dengan seru apalagi para Directioners sing along sampe akhir padahal pasti udah capek tuh. Tapi jujur saya merasa ada yang aneh dengan performance the Boys saat itu. Saya merasa mereka gak tampil maksimal mungkin karena gak ada Zayn. Di setiap bagian Zayn, ada beberapa yang dibiarkan kosong begitu saja (sengaja kah karena mereka masih respect dengan Zayn atau memang ingin melemparkannya ke penonton? who knows) tapi untungnya Directioners kompak langsung nyanyi bersama , tapi sekalinya the Boys ambil bagian Zayn, terdengar kurang pas. Sorry to say it Boys. Apalagi setelah tahu kalau Zayn keluar dari 1D sesaat setelah konser usai, saya jadi sangat yakin jika the Boys jadi agak 'bad mood' untuk perform, just like Niall tweet before 
"Can't sleep ! This is shit , got shit to do tomorrow I mean today

Sangat disayangkan memang ,mungkin the Boys tidak akan mengingat 25 Maret 2015 sebagai hari dimana mereka mewujudkan impian Directioners Indonesia ,karena kami juga akan mengingatnya, hari dimana the Boys menggebrak Jakarta, hari itu juga Zayn mengumumkan secara resmi dirinya keluar dari One Direction. The Midnight memories ended bad.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar